Skip to main content

10 Contoh Gaya Gesek Yang Menguntungkan dan Merugikan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berbagai macam contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari. Gaya gesek adalah suatu gaya yang bergerak berlawanan dengan arah gerak suatu benda. Gesekan akan tercipta apabila dua benda atau lebih saling bersentuhan secara fisik.

Dalam kehidupan sehari-hari kita tanpa sadar telah melakukan banyak sekali gesekan, terutama dengan udara. Kenapa dengan udara? Ya, benda yang dimaksud kali ini tidak hanya yang terlihat oleh mata tapi yang mempunyai susunan partikel, baik dalam bentuk padat, cair, dan gas.

Besar dari sebuah gaya sangat bergantung pada pada permukaan dan berat benda. Artinya, jika permukaan kedua benda yang saling bersentuhan itu licin maka gaya gesek yang terjadi sangat kecil, begitupun sebaliknya.

contoh gaya gesek

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat berbagai macam kejadian yang melibatkan gaya gesek, baik bersifat kinetis maupun statis. Gaya tersebut ada yang menguntungkan dan yang merugikan tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. Adapun penjelasan mengenai kedua jenis gaya tersebut adalah sebagai berikut.

  • Gaya gesek statis adalah sebuah gaya yang bekerja ketika benda masih dalam posisi diam hingga akan bergerak. Contoh gaya statis seperti sandal dengan permukaan ubin yang mencegah kita supaya tidak tergelincir.
  • Sedangkan gaya gesek kinetis adalah kebalikan dari statis, yaitu gaya akan bekerja ketika benda mulai bergerak. 

Contoh Gaya Gesek Yang Menguntungkan Manusia

Benda yang ada di sekitar kita tercipta dengan maksud untuk memberikan keuntungan kepada manusia. Ada benda yang memanfaatkan gaya gesek untuk memberikan keuntungan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Contohnya seperti di bawah ini.

1. Gesekan Antara Cakram dan Kampas Rem
Apakah kamu mempunyai motor atau sepeda? Pasti kamu memiliki salah satunya. Dalam sistem pengereman, kendaraan memanfaatkan gaya gesek antara kampas rem dengan lingkaran cakram. Bayangkan saja bila tidak ada gaya gesekan tentu kita akan sangat kesusahan untuk menghentikan kendaraan.

2. Penggunaan Pada Amplas Kayu
Banyak sekali perlengkapan rumah yang terbuat dari kayu. Para pengrajin kayu membuat perabotan tersebut melalui beberapa tahapan, salah satunya adalah proses mengamplas balok kayu supaya permukaan kayu menjadi halus dan siap untuk dicat. Tahukah kamu bahwa amplas juga memakai gaya gesek? Permukaan amplas yang kasar mampu mengikis balok kayu sehingga semakin lama digosok akan semakin halus dan rata.

3. Penggunaan Pada Gergaji Kayu
Contoh dari gaya gesek yang yang sangat menguntungkan dalam kehidupan sehari-hari dapat kita lihat pada gergaji kayu. Mata gergaji yang lancip dan tajam mampu menghasilkan gaya gesekan yang besar sehingga kayu dengan struktur keras sekalipun mampu terpotong.

4. Gesekan Antara Kaki dan Lantai
Pernah 'kan kamu berpikir kenapa saat berjalan kita kadang terpeleset? Kejadian tersebut disebabkan karena kecilnya gaya gesek antara kaki dan permukaan lantai. Gesekan yang besar sangat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan tubuh saat berjalan terlebih lagi bila kita berjalan pada bidang miring.

5. Antara Batu Asah dan Pisau
Benda tajam sekarang ini sudah tidak dapat lagi dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, contohnya saja pisau. Ada banyak sekali manfaat pisau yang bisa kita dapatkan seperti untuk mengupas dan memotong. Tapi semakin sering dipakai tentu akan membuat mata pisau semakin tumpul. Untungnya manusia telah memanfaatkan gaya gesek dari batu asah untuk membuatnya tajam kembali.

Contoh Gaya Gesek Yang Merugikan

Jika sebelumnya kita membahas hal yang menguntungkan, sekarang kita akan memberikan contoh gaya gesek statis maupun kinetis yang bisa merugikan. Langsung saja simak contohnya di bawah ini.

1. Gesekan Antara Ban Dengan Aspal
Gesekan pada ban dengan jalan aspal akan terjadi setiap kali kita mengendarai sepeda atau motor. Permukaan ban yang terbuat dari bahan karet lama kelamaan akan mengalami pengikisan hingga pada akhirnya habis dan mau tidak mau harus segera mengganti agar dapat dipakai kembali. Saat ban terkikis dan permukaannya menjadi halus hal tersebut sebenarnya sangat berbahaya karena dapat menyebabkan tergelincir.

2. Gesekan Pada Rantai Dengan Gir
Sepeda mampu berjalan karena adanya tarikan dari rantai kemudian disalurkan pada gir. Namun, karena tarikan rantai yang sangat kuat gir akan mengalami gaya gesek begitu besar terhadap rantai sehingga akan aus jika sudah lama dipakai. Gigi gir yang awalnya masih tumpul lama kelamaan  semakin meruncing hingga tidak dapat lagi menahan tarikan dari rantai.

3. Gaya Dalam Komponen Mesin
Baik kendaraan maupun mesin pabrik memanfaatkan energi untuk menggerakkan komponen mekanik. Semakin cepat dan lama komponen tersebut bekerja maka mesin tersebut akan mengalami aus atau terkikis karena saling bergesekan satu dengan lainnya. Oleh karena itu, umumnya mesin akan diberikan pelumas untuk memperkecil gesekan sehingga umur komponen lebih lama.

4. Antara Benda Dengan Lantai
Apa kamu pernah mencoba untuk menggeser benda yang ada di lantai tanpa menggunakan bantuan alat? Jika pernah, pasti lebih sulit bukan? Tentu saja karena benda tersebut saling bergesekan dengan lantai sehingga akan semakin berat untuk digeser. Oleh karena itulah hal ini adalah salah satu gaya gesek yang merugikan.

5. Gesekan Antara Air Dengan Bangunan
Air memang terlihat sangat lembut dan memberikan banyak sekali manfaat dalam kehidupan manusia. Tapi dalam kondisi tertentu air juga bisa memberikan kerugian. Contohnya saja air pada tepi laut akan mengikis sedikit demi sedikit bangunan yang terkena ombak. Hal itu sangat merugikan terlebih jika bangunan untuk dihuni.

Gesekan baik statis dan kinetis memiliki dua sisi, yaitu positif dan negatif tergantung bagaimana memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kamu dapat mencari lebih banyak contoh gaya gesek yang menguntungkan maupun merugikan di sekitar tempat tinggalmu. Sekian dulu pembahasan mengenai materi ini.
Panduan Berkomentar: Anda dapat menanyakan segala hal yang berkaitan dengan topik pembahasan ini. Tetapi, komentar dengan menyisipkan link eksternal tidak akan disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar