--> Skip to main content

Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Tujuan, Ciri, dan Jenis

iFabrix - Teks eksposisi adalah suatu teks memuat sebuah fakta maupun informasi yang tersusun dalam paragraf dengan tujuan untuk menjelaskan suatu hal atau keadaan tertentu sehingga akan memberikan suatu pengetahuan pada pembaca dari apa yang disampaikan dari penulis tersebut. Biasanya, teks semacam ini akan ditulis secara singkat, jelas, dan padat supaya pembaca dapat dengan mudah untuk memahami.

Apa kamu pernah sengaja atau tidak sengaja membaca teks eksposisi? Tentu saja kamu pernah membacanya walau tidak kamu sadari karena teks semacam ini banyak sekali digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Teks Eksposisi Lengkap Dengan Pengertian, Struktur, Tujuan, Ciri, dan Jenis

Teks semacam ini umumnya digunakan dalam penulisan berita baik dalam media koran, website, majalah, atau di sosial media, serta media lainnya. Jika kamu kurang yakin, cobalah kamu bandingkan tentang teks yang sedang kita bahas dengan berita yang pernah kamu baca. Nah, seperti itulah teks eksposisi.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Setiap teks pasti mempunyai ciri masing-masing yang dapat dijadikan pembeda, begitupun dengan teks eksposisi yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

Baca juga: Pengertian Konotasi dan Denotasi
  1. Memakai bahasa baku sesuai dengan KBBI.
  2. Isi pembahasan ialah sebuah fakta dan bukan opini atau asumsi dari si penulis.
  3. Bahasa penulisan memiliki sifat persuasif dan informatif.
  4. Penyajian informasi didasari dengan data valid.
  5. Penyampaian informasi tidak memihak atau memiliki sifat objektif dan netral sehingga penulisnya tidak dapat menuliskan sesuatu dengan sesuka hatinya atau berdasarkan pendapat pribadi yang ia pikirkan sebab informasi tersebut harus sesuai dengan fakta.

Itu tadi ciri-ciri yang biasanya terdapat pada teks eksposisi. Melalui pengetahuan tentang ciri tersebut kamu dapat lebih mudah membedakan dengan jenis teks lain. Nah, jika kamu nanti membaca bacaan dengan ciri-ciri seperti tadi, bisa dipastikan itu termasuk ke dalam jenis teks ini.

Jenis Teks Eksposisi

Setelah kita mengetahui apa saja ciri-cirinya, selanjutnya mari kita membahas apa saja jenisnya. Di bawah ini merupakan jenis yang umum dipelajari di lingkungan sekolah.

1. Definisi
Teks jenis definisi pada umumnya hanya mencakup pembahasan mengenai pengertian dalam satu topik tertentu dengan mendalam. Banyak contoh untuk jenis definisi di mana dapat dengan mudah kita temukan di internet maupun koran.

2. Pengerjaan
Jika kamu pernah membaca tutorial mengenai cara membuat atau mengerjakan suatu hal, berarti kamu sedang membaca eksposisi pengerjaan. Di dalam eksposisi pengerjaan biasanya berisi penjabaran tata cara atau langkah-langkah cara melakukan suatu hal secara terperinci dan urut. Penjelasan mengenai langkah-langkah tersebut dimulai dari awal hingga tahap penyelesaian.

3. Gambaran
Tujuannya menyampaikan suatu topik di mana di dalamnya menggambarkan sesuatu secara singkat dan jelas. Gambaran yang dimaksudkan mewakili apa yang akan disampaikan.

4. Laporan
Laporan yang dimuat dalam teks eksposisi ini dapat berupa hasil penelitian ataupun wawancara dari narasumber mengenai topik tertentu.

5. Perbandingan
Berisi pembandingan antar topik tertentu. Akan tetapi perbandingan dilakukan tetap pada topik yang ada keterkaitan antar topik satu dengan lainnya.

6. Pertentangan
Hampir sama dengan perbandingan, pertentangan mempunyai isi suatu topik yang sengaja dibenturkan dengan topik lain namun masih terdapat keterkaitan baik dari makna maupun pokok pembahasan.

Strukturnya Teks Eksposisi

Dalam sebuah eksposisi terdapat struktur-struktur yang menjadi penyusunnya. Tanpa adanya struktur tersebut sebuah teks tidak dapat dikatakan sebagai teks eksposisi. Di bawah ini beberapa struktur yang menjadi penyusunannya.

1. Tesis
Tesis adalah bagian dari awal sebuah teks eksposisi. Tesis memuat prediksi atau dugaan dari sipenulis namun dugaan tersebut tetap memiliki landasan yang pasti. Prediksi yang diutarakan disertai dengan bukti-bukti valid. Jadi, bisa disimpulkan bahwa tesis bukanlah sebuah argumentasi belaka tanpa adanya data pendukung. Biasanya, bagian ini terdapat pada awal kalimat, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat ditemukan di akhir kalimat.

2. Argumentasi
Argumentasi merupakan pendukung dari tesis yang baru saja kita bahas. Selain berperan sebagai pendukung, argumentasi juga dapat berupa sanggahan dari topik. Dalam menuliskan argumentasi yang benar, umumnya disertai dengan faktor pendukung yang dapat berupa data.

3. Penegasan Ulang
Penegasan bertujuan memperkuat dari tesis dan argumentasi yang telah dikemukakan oleh penulis. Selain itu penegasan ulang juga merupakan simpulan dari topik yang dibahas.

Unsur Kebahasaan
  • Pemakaian pronomina: kata yang dipakai untuk pengganti nomina ataupun frasa.
  • Terdapat konjungsi: pemakaian konjungsi bertujuan untuk menambah atau memperkuat dari sebuah argumentasi.
  • Adanya penggunaan kata leksikal: pengacuan kata pada benda nyata ataupun abstrak. kata tersebut dalam sebuah kalimat diposisikan menjadi subjek. 

Contoh Teks Eksposisi Singkat


Kebersihan Sekolah

Contoh Tesis:
Sekolah yang baik tidak hanya mengutamakan kualitas dalam pengajaran saja, tetapi juga memiliki lingkungan bersih supaya memberikan kenyamanan. Tidak dapat dipungkiri bahwa tiap sekolah pasti mengajarkan kebersihan kepada siswa-siswinya.

Biasanya untuk memacu para anak didik supaya peduli akan kebersihan, pihak sekolah mengadakan perlombaan kebersihan. Lomba semacam ini umumnya dinilai dengan melihat faktor kebersihan ruang kelas dan sekitarnya.

Contoh Argumentasi:
Guna menciptakan lingkungan sekolah supaya bersih, dilakukan pembagian kelompok piket harian kepada tiap murid tanpa terkecuali. Dalam kelompok itu dibagi lagi tugasnya seperti menyapu, membersihkan papan tulis, membuang sampah, dan lain sebagainya.

Selain piket yang dilakukan tiap hari, pada hari Jumat semua warga sekolah melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan luar ruangan. Selain itu kegiatan ini juga dapat membantu menciptakan hubungan kerja sama antar siswa.
Contoh Penegasan Ulang:
Kebersihan di lingkup sekolahan menjadi salah satu faktor pendukung kenyamanan dan kelancaran dalam proses belajar mengajar. Kebersihan yang tetap terjaga juga akan memberikan lingkungan yang sehat dan segar. Itu tadi pembahasan singkat teks eksposisi. Terima kasih sudah berkunjung di www.ifabrix.com.
Panduan Berkomentar: Anda dapat menanyakan segala hal yang berkaitan dengan topik pembahasan ini. Tetapi, komentar dengan menyisipkan link eksternal tidak akan disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar