Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Negara

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Negara

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Negara

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Negara - Negara merupakan sekumpulan masyarakat dengan aneka keragamannya, yang hidup dalam suatu wilayah yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama.

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Negara

Pengertian negara bisa dilihat dari 4 sudut yaitu:


Negara sebagai organisasi kekuasaan


Negara tidak lain ialah alat penduduk yang memiliki kekuasaan guna memanage korelasi antara warga masyarakat dalam penduduk tersebut. Pengertian ini merupakan kesimpulan yang dikemukakan oleh Logemann serta Harold J. Laski. Cuplikan dari Logemann menyiratkan jikalau negara ialah organisasi kekuasaan yang bertujuan memanage masyarakatnya dengan kekuasaannya itu. Negara sebagai organisasi kekuasaan terhadap hakekatnya diketahui sebagai suatu tata kolaborasi yang digunakan suatu kelompok manusia berbuat atau bersikap sesuai dengan aturan negara tersebut.

Negara sebagai organisasi politik


Negara ialah asosiasi yang berfungsi memelihara ketertiban dalam masyarakat, didasarkan proses hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang dikasi kekuasaan memaksa. Dari sudut organisasi politik, negara diketahui sebagai integrasi dari kekuasaan politik atau diketahui sebagai organisasi pokok dari kekuasaan politik. Sebagai organisasi politik negara, Bidang Tata Negara berfungsi sebagai alat dari masyarakat yang memiliki kekuasaan mengatur kaitan antar manusia serta merupakan alat menertibkan dan mengontrol gejala–gejala kekuasaan yang mencuat dalam masyarakat. perhatian tersebut nampak dalam pendapat Roger H. Soltou serta Robert M Mac Iver. Dalam bukunya “The kekinian State”, Pendapat Robert M Mac Iver dapat disimpulkan: “Negara adalah persekutuan manusia (asosiasi) yang menyelenggarakan penertiban suatu masyarakat dalam suatu wilayah didasarkan proses hukum yang digelar oleh pemerintah serta diimbuhi kekuasaan memaksa. rujukan oleh RM Mac Iver, walau negara ialah persekutuan manusia, akan tapi mempunyai ciri khas yang bisa dipakai buat membedakan antara negara dengan persekutuan manusia yang lainnya. Ciri khas itu tidak lain ialah : kedualatan serta keanggotaan negara bersifat mengikat serta memaksa.

Negara sebagai organisasi kesusilaan


Negara diketahui sebagai penjelmaan dari keseluruhan individu. rujukan oleh Friedrich Hegel : Negara diketahui sebagai suatu organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesa antara kemerdekaan universal dengan kemerdekaan individu. Negara diketahui sebagai organisme dimana tiap individu menjelmakan dirinya, Karena tidak lain ialah penjelmaan seluruh individu tersebutkan, negara mempunyai kekuasaan tertinggi sehingga tidak adanya kekuasaan lain yang lebih rendah dari negara. Didasarkan pemikirannya, Hegel tidak menyetujui akan adanya: Pemisahan (terpecahnya) negara yang dapat mengakibatkan hilangnya suatu negara. Karena negara bukan penjelmaan kehendak mayoritas rakyat secara perseorangan. Dengan memperhatikan pendapat Hegel tersebut, tersebutkan dilihat dari organisasi kesusilaan, negara dipandang sebagai organisasi yang berhak memanage tata tertib dalam kehidupan bermasyarakat serta bernegara, sedangkan manusia sebagai penghuninya tidak dapat berbuat semaunya sendiri.

Baca juga di Ifabrix: Surat Lamaran Kerja Yang Baik Dan Benar


Negara sebagai integrasi antara pemerintah serta rakyat 


Negara sebagai kesatuan bangsa, individu dikata sebagai area integral negara yang memiliki kedudukan serta guna untuk dapat menjalankan negara.

Fungsi Negara



  • Melaksanakan ketertiban, maknanya Negara mengatur ketertiban masyarakat supaya tercipta kondisi yang stabil juga mencegah bentrokan-bentrokan yang terjadi dalam warga. Dengan tercipta ketertiban, segala kegiatan yang dilakukan oleh warga negara mampu dilaksanakan secara teratur.
  • Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya, maknanya negara berupaya supaya masyarakat bisa hidup dan sejahtera, terutama dibidang ekonomi dan sosial.
  • Fungsi Pertahanan, maknanya Negara berfungsi mempertahankan kelangsungan hidup suatu bangsa dari setiap ancaman dan gangguan yang timbul dari dalam maupun datang dari luar negeri. Ancaman dan gangguan itu mungkin berupa serangan (Pencaplokan) dari luar negeri maupun golongan-golongan dari dalam negeri yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

  • Menegakkan keadilan, maknanya negara berfungsi menegakkan keadilan bagi seluruh warganya, meliputi semua aspek kehidupan (idiologi, politik, ekonomi, sosial adat-istiadat, dan hankam). Usaha yang dilakukan antara lain menegakkan hukum melalui badan-badan peradilan.
Tujuan Negara

Negara diketahui sebagai tempat yang menaungi semua kegiatan masyarakat serta pemerintahan, tergolong di dalamnya mengenai pengaturan serta kegiatan pembangunan, ekonomi, transportasi, perdagangan, politik, serta lain sebagainya. Suatu tempat atau wilayah dapat disebut satu negara apabila memenuhi 3 unsur utama, yaitu apabila terkandung wilayah, rakyat, dan pemerintahan. Setara halnya dengan pemerintahan, satu negara juga memiliki wewenang serta keharusan yang mesti dipenuhi. salah satu wewenang negara diketahui sebagai pengatur semua wilayah serta masyarakat yang tinggal di dalam negara tersebut. Tapi, terlepas dari hal tersebut, sesuatu negara juga mempunyai keharusan melindungi, menjaga, dan menyejahterakan penduduk negaranya 

Bentuk sesuatu negara tergantung terhadap sebagian aspek, salah satu ialah tujuan negara itu sendiri. Suatu negara tentunya memiliki sebagian misi yang mau dicapai, serta pastinya misi ini lain hal terhadap masing-masing negara, begitu pula dengan tujuan Negara Indonesia. Zaman dahulu, tujuan dibentuknya satu negara diketahui guna menghimpun kekuasaan serta otoritas sebesar-besarnya dan memperluas wilayah negara itu sendiri. tidak sedikit negara yang merasakan waktu penjajahan, tetapi sesudah mendeklarasikan kemerdekaannya, negara dinyatakan merdeka serta memiliki hak bagi masyarakat dan negaranya. Sekarang, tujuan negara berhubungan erat tak hanya dengan bentuk negara, melainkan berhubungan pula dengan badan-badan negara, fungsi negara, pekerjaan, dan korelasi antar badan negara. Misi Negara Indonesia terbentuk didasarkan perhitungan tempat, keadaan, waktu, dan sifat dari kekuasaan. Tujuan negara secara umum tidak lain ialah membentuk serta memelihara hak dan kemerdekaan penduduk negaranya 

Untuk mendapati perihal tersebut, dibutuhkan suatu konstitusi yang berisi aturan serta prinsip basis politik bagi sesuatu negara. Di Negara Indonesia, konstitusi tersebut tertuang dalam bentuk Undang-Undang Dasar Negara. Undang-Undang ini bersifat mengatur, mengikat, serta sesegera mungkin bagi semua masyarakat negara. Undang-undang ialah bentuk hukum dari sesuatu negara. Di Negara Indonesia, proses perundang-undangan dibentuk didasarkan asas demokrasi penduduk yang diwakilkan oleh tokoh serta wakil penduduk di kursi pemerintahan. Sasaran dibentuknya Undang-Undang sebagai materi basis hukum diketahui sebagai sarana untuk menjamin terlaksananya kepentingan penduduk sesuai dengan peraturan dan hukum perundang-undangan yang berlaku.
Tujuan Negara Indonesia ini tak dapat tercapai apabila tidak didukung dengan proses administrasi Negara Indonesia yang baik serta terstruktur. Walaupun proses administrasi Negara Indonesia ini diketahui sebagai tugas dari pemerintah, tetapi diperlukan pula sudut pandang serta aspirasi dari masyarakat. Hal ini akan melingkupi perhatian hidup rakyat tentang status kemakmuran serta kesejahteraan yang dirasakan oleh rakyat. Demi mencapai sasaran Negara Indonesia didasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945, rakyat wajib berupaya guna mewujudkan perhatian nusantara yakni perilaku mengutamakan kesatuan wilayah Negara Indonesia dan menghargai serta menghormati keberagaman tiap Masyarakat Negara Indonesia.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silakan ajukan pertanyaan kamu...