Cara Wudhu yang baik dan benar

Cara Wudhu yang baik dan benar

Cara Wudhu yang baik dan benar

Memahami tata cara wudhu yang baik dan benar menurut saya adalah suatu hal wajib karena bila salah dalam berwudhu bisa membuat wudhu tak sempurna atau bahkan tidak sah. Bila beberapa waktu lalu Ifabrik sudah membahas mengenai rukun wudhu beserta penjelasannya maka kali ini kita akan belajar bagaimana cara berwudhu yang benar.
Cara Wudhu yang baik dan benar menurut islam
Berwudu merupakan salah satu syarat sah sholat, sebab bila tak melakukannya ibadah sholat kita tidak akan diterima oleh Allah. Wudhu sendiri betujuan untuk membersihkan diri dari hadast yang dilakukan oleh umat silam biasanya sebelum beribadah sholat. Berikut tata cara wudhu yang baik dan benar.

Ulangi tahapan di bawah tiga kali setiap urutannya dan lebih dahulukan bagian tubuh sebelah kanan lalu baru ke kiri seperti nomor satu.

1. Membasuh ke dua telapak tangan beserta sela-sela jari dimulai dari tangan kanan lalu kiri sambil membaca basmalah.
2. Berkumur dengan tujuan membersihkan sisa makanan sisa pada mulut
3. Membasuh lubang hidung (ada pendapat menyarankan untuk sedikit di hirup lalu di keluarkan ada juga yang mengatakan tidak perlu. Hal ini tergantung kepada keyakinan anda masing-masing)
4. Membasuh seluruh bagian muka sambil membaca niat wudhu.

Niat Wudhu:
5. Membasuh kedua tangan mulai dari ujung jari sampai siku. 
6. Membasuh bagian kepala. 
7. Membasuh telinga baik bagian luar maupun dalam secara menyeluruh.
8. Mencuci kaki sampai ke mata kaki. Usahakan mencuci secara merata dari bagian depan, belakang, bahkan sela-sela jari.
9. Membaca doa setelah wudhu:

Dalam berwudhu janganlah terbolak-balik dari urutan seharusnya.

Bila sudah mengetahui bagaimana cara berwudhu yang benar lalu air yang bagaimana diperbolehkan dipakai wudhu? Beberapa air diperbolehkan antara lain air hujan, sungai, terjun, danau, sumur, laut, beku (es) atau salju serta air dalam bak mandi dengan jumlah besar. 

Air tidak diperbolehkan untuk berwudhu apabila
  • Kotor atau terkena najis misalkan liur anjing.
  • Dari sari buah seperti kelapa.
  • Sudah berubah warna karena adanya suatu benda di rendam dalam air tersebut. 
  • Jumlahnya sedikit atau di bawah 100 liter dan terutama sudah terkena najis.
  • Bekas wudhu orang lain atau diri sendiri.
Sekian artikel tentang tata cara wudhu yang baik dan benar. Semoga dapat dijadikan bahan pembelajaran dan apabila ada sesuatu kurang tepat silakan memberikan masukan karena kami sendiri masih tahap pembelajaran.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silakan ajukan pertanyaan kamu...