Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya, Perokok Atau Pemabuk Wajib Baca

Penyakit paru-paru basah (pneumonia) tak dapat dianggap remeh sebab penyakit tersebut berisiko menyebabkan kematian. Paru-paru basah adalah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh jamur, bakteri, serta virus yang mengakibatkan paru-paru menjadi meradang. Akibatnya, kantong udara pada paru-paru (alveoli) dipenuhi cairan yang berakibat penyerapan terhadap oksigen berkurang. Berdasarkan penelitian, ada 30 macam sumber infeksi yang dapat menyebabkan paru-paru basah. Namun, diketahui pula penyebab utamanya ialah jamur, virus, bakteri, senyawa kimia, dan partikel lain.
Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya, Perokok Atau Pemabuk Wajib Baca

Meskipun jarang sekali paru-paru basah diakibatkan oleh bakteri, tetapi bila hal itu terjadi akan mengakibatkan infeksi lebih parah daripada disebabkan selain bakteri. Penyebab pneumonia (paru-paru basah) kebanyakan disebabkan oleh synctial virus, adenovirus, painfluenzae, serta influenzae.

Ada tingkatan dari yang ringan hingga berat dalam paru-paru basah. 

Ada beberapa macam paru-paru basah seperti berikut ini



CAP (community-acquired pneumonia)
Ada pneumonia yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun organisme lain yang diperoleh di luar layanan kesehatan.

HAP (Hospital-acquired pneumonia)
Paru-paru basah yang didapatkan saat verada di layanan medis seperti rumah sakit dinamakan HAP. Setidaknya HAP terjadi 48 jam sesudah seseorang dirawat di klinik kesehatan atau lainnya. Berdasarkan kondisi medis, HAP adalah kondisi lebih buruk jika dibandingkan oleh CAP karena organisme yang menginfeksi lebih kebal terhadap obat.

Paru-paru basah terjadi saat terkena cairan atau iritasi lain.
Pneumonia jenis ini biasanya diakibatkan karena menghirup isi perut saat sesudah muntah. Orang yang mempunyai masalah kesehatan seperti stroke atau ALS mempunyai peningkatan risiko terkena paru-paru basah.

Pneumonia oportunistik terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah (misalnya, orang dengan AIDS, kanker, transpalansi organ). Organisme yang umumnya tidak berbahaya bagi orang-orang dengan sistem kekebalan yang normal tapi bagi mereka dapat menyebabkan infeksi.

Paru-paru basah jarang menyebabkan komplikasi serius bagi orang dengan kondisi fisik sehat dan berusia 65 tahun. Akan tetapi, jika orang dengan gangguan pernapasan kronis maupun terganggu sistem kekebalan tubuhnya akan lebih rentan untuk mengidap pneumonia.

Orang dengan gangguan pernapasan kronis atau kekebalan tubuh buruk lebih rawan mengalami gangguan paru-paru basah. Berikut ini ada beberapa ciri maupun gejala pneumonia.

Ciri-ciri jika terkena paru-paru basah



  • Demam
  • Batuk berdahak yang mulanya batuk kering
  • Mata berair
  • Nyeri di area dada
  • Sakit kepala (biasanya ringan)
  • Nyeri dalam tubuh
  • Sering merasa malas atau kelelahan
  • Sakit tenggorokan

Gejala lain paru-paru basah yaitu, berkurangnya selera makan yang mengakibatkan berat badan menurun. Penderita juga akan berkeringat dingin di telapak tangan serta kaki. Dalam kasus langka, pneumonia juga mengakibatkan berubahnya warna kulit diakibatkan kurangnya kadar oksigen dalam aliran darah di semua bagian tubuh, akhirnya kulit akan menjadi berwarna keunguan. Jika Anda mengalami hal tersebut, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.

Baca juga: Penyebab Infeksi Paru-Paru Ini Wajib Anda Ketahui

Cara mencegah paru-paru basah biar kamu tetap sehat


1. Berhentilah merokok sejak dini

Jika seseorang sudah menjadi perokok akut biasanya akan sulit untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Namun Anda harus terus berusaha untuk membangun kesadaran akan kesehatan jangka panjang bahwa rokok sudah terbukti menjadi sumber penyakit berbahaya. Tidak lepas dengan pneumonia, rokok juga menjadi salah satu penyebabnya.

2. Jauhi alkohol

Tidak jauh berbeda dengan rokok, alkohol selain haram juga bisa memicu datangnya penyakit. Menghindari minuman beralkohol adalah tindakan baik jika Anda takut terhadap gangguan kesehatan termasuk paru-paru basah. 

3. Jaga kebersihan diri

Kebersihan diri yang kurang terjaga sudah diketahui masyarakat umum sebagai penyebab timbulnya penyakit, terutama jika kurang menjaga kebersihan tangan. Tangan adalah perantara masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh yang menyebabkan pneumonia. 

Apabila Anda menderita paru-paru basah cara palaing tepat untuk mengobatinya ialah dengan datang ke dokter dan meminum obat rujukan pihak medis. 

Lakukan pemeriksaan secara rutin bila masih dalam masa penyembuhan.

Untuk kembali sembuh dari pneumonia dibutuhkan waktu cukup panjang antara 6 sampai 9 bulan dan dalam masa tersebut diwajibkan terus untuk meminum obat tanpa boleh terlewatkan. Anda bisa menghentikan konsumsi obat apabila dokter sudah menyatakan Anda terbebas dari penyakit ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel