--> Skip to main content

Cara Menyetel Alat Otomatis pada Pompa Air

 

Cara Menyetel Alat Otomatis pada Pompa Air
Cara Menyetel Alat Otomatis pada Pompa Air

Ketahui cara menyetel alat otomatis pada pompa air yang tidak mau otomatis mati berikut ini untuk menyelesaikan masalah serupa dengan seksama.

Pompa air merupakan alat yang digunakan di berbagai sektor industri untuk meningkatkan tekanan air dan memindahkannya dari satu tempat ke tempat lainnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, pompa air modern kini telah banyak digunakan di seluruh dunia untuk memenuhi kebutuhan air yang aman di perumahan, komersial, dan industri.

Jenis Pompa Air

Secara umum, terdapat dua jenis mesin pompa air, yaitu pompa air otomatis dan pompa air manual. Perbedaan utama antara kedua jenis pompa air ada di cara kerjanya.

Pompa air otomatis akan secara otomatis menghidupkan dan mematikan dirinya sendiri, sementara pompa air manual masih memerlukan bantuan tenaga manusia untuk menghidupkannya dan mematikannya.

Perbedaan Pompa Air Otomatis dan Manual

Perbedaan fisik yang paling mencolok antara pompa air otomatis dan manual terletak pada adanya pressure switch atau saklar otomatis pada pompa air otomatis. Saklar otomatis pada pompa air akan bergerak dengan sendirinya mengikuti tekanan air yang ada.

Apabila tekanan air pada pompa turun, saklar otomatis akan menghubungkan aliran listrik, memicu pompa air untuk menyala dan mengisi tandon dengan air.

Begitu sebaliknya, ketika kran air ditutup dan tekanan air di dalam pompa air meningkat, saklar tersebut akan memutuskan aliran listrik dan pompa air akan mati dengan sendirinya.

Selain pressure switch, pompa air otomatis juga dapat dilengkapi dengan pelampung yang terpasang pada tandon air. Pelampung ini berfungsi untuk mengontrol saklar otomatis. Ketika air mencapai pelampung, pelampung akan tertekan dan mematikan aliran listrik.

Saat air dalam tandon menurun, pelampung turut merosot dan mengaktifkan aliran listrik untuk menjalankan pompa air guna mengisi tandon.

Pompa air manual memerlukan penghubung daya listrik yang harus dimasukkan ke dalam stop kontak untuk menghidupkannya dan mencabutnya untuk mematikan pompa air.

Walau ada yang dilengkapi dengan saklar, tetap saja kita perlu menekan saklar tersebut untuk mengaktifkan atau mematikan pompa air.

Seringkali kita menghadapi situasi di mana pompa air otomatis tidak mau mati meskipun semua kran air telah tertutup.

Kondisi ini seringkali menimbulkan kebingungan dan dapat membuat kita berpikir bahwa alat otomatisnya rusak.

Namun, tahukah kamu bahwa masalah ini sebenarnya tidak selalu disebabkan oleh kerusakan pada alat otomatis itu sendiri?

Terkadang, yang diperlukan hanyalah penyetelan ulang agar pompa air dapat kembali berfungsi seperti semula.

Cara Menyetel Otomatis Pompa Air

Pompa air otomatis terdapat alat bernama saklar yang fungsinya sama seperti lampu di rumah, yaitu untuk menyambung dan memutus aliran listrik.

Perbedaannya terletak pada cara kerjanya. Saklar lampu memiliki cara menyambung dan memutus arus listrik digerakkan dengan tangan.

Sementara itu, saklar putus dan tersambungnya arus listrik pada pompa air digerakkan oleh air yang masuk ke pipa pendorong, kemudian air akan menekan membran di dalam saklar pompa air.

Setelah membran terdorong, per pada saklar akan tertekan ke atas sehingga akan membentangkan platina di dalamnya.

Saat kran dibuka, berarti tekanan air terbuang, maka platina akan menutup kembali. Ketika kran sudah tertutup, tetapi sistem otomatis pada pompa air tidak bekerja sebagaimana semestinya, apa yang harus dilakukan?

Perlu diketahui bahwa pada saklar pompa air otomatis, ada plat pengganjal per dan di atasnya ada sekrup.

pada saklar pompa air otomatis, ada plat pengganjal per

Sekrup tersebut bisa diputar untuk menggeser plat penahan per ke atas agar tekanan per ke bawah tidak terlalu keras sehingga nanti platina bisa bekerja buka tutup pompa air secara normal.

Begitu plat pengganjal naik, otomatis tekanan per tidak terlalu keras ke bawah dan pada akhirnya membran berhasil mengangkat plat untuk membentangkan atau memutus arus listrik.

Sekrup tersebut bisa diputar untuk menggeser plat penahan per ke atas

Apabila proses penutupan kran hingga mesin pompa air otomatis mati terasa agak lama, kemungkinan plat pengganjal per kurang naik. Putar kembali sekrup pada plat tersebut hingga mesin pada pompa air bisa otomatis hidup atau mati dengan cepat seperti sedia kala.

Seperti itulah cara menyetel otomatis pompa air yang bermasalah dan bisa kamu coba di rumah jika mengalami kondisi serupa.

Pelajari juga cara menemukan dan memperbaiki atap rumah bocor.

Semoga bermanfaat bagi kamu yang mencari solusi cara menyetel otomatis pada pompa air dengan mudah dan tidak ribet.

Panduan Berkomentar: Anda dapat menanyakan segala hal yang berkaitan dengan topik pembahasan ini. Tetapi, komentar dengan menyisipkan link eksternal tidak akan disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar