Ciri-Ciri Ejakulasi Dini Dan Penyebabnya Dari Yang Ringan Hingga Berat

Ciri-Ciri Ejakulasi Dini Dan Penyebabnya Dari Yang Ringan Hingga Berat

Ejakulasi dini (PE) adalah ejakulasi tak terkendali yang terjadi ketika seorang pria mengalami orgasme dan mengeluarkan air mani lebih cepat dari umumnya saat melakukan hubungan seksual. Satu dari tiga pria menghadapi masalah ini. Jika ini terjadi secara rutin, maka harus diperhatikan.

Ejakulasi dini dapat digolongkan menjadi dua kategori:

1. Acquired PE: Acquired ejakulasi dini berarti bahwa kondisi dimulai pada individu yang sebelumnya mengalami tingkat kontrol ejakulasi yang  normal dan baru mengalaminya setelah melakukan beberapa kali.

2. Chronic PE: Dalam ejakulasi dini kronis (sebagian mengatakan seumur hidup), orang tersebut telah mengalami ejakulasi dini sejak awal ia mengenal  seksual, yaitu pasca pubertas. Jadi, dalam kata lain tipe ini mengalami ejakulasi dini mulai dari saat pertama kali melakukan hubungan seksual.

Penyebab ejakulasi dini

Penyebab ejakulasi dini dapat dibagi menjadi dua sub-pokok yang luas, yaitu penyebab biologis atau psikologis:

1. Penyebab Biologis: Sejumlah peneliti telah menemukan perbedaan dalam stimulasi saraf dan perbedaan hormonal pada pria yang mengalami ejakulasi dini dibandingkan dengan individu yang tidak. Beberapa dokter percaya bahwa sebagian pria memiliki hiper-rangsangan atau kepekaan berlebihan dari alat kelamin mereka. Fungsi abnormal dari sistem ejakulasi dapat dikaitkan dengan  masalah tiroid, infeksi atau peradangan pada uretra maupun prostat, kerusakan saraf yang terjadi karena trauma atau pembedahan (penyebab yang sangat jarang), kadar hormon dan neurotransmiter abnormal (bahan kimia yang ada di otak).

2. Penyebab Psikologis: Ejakulasi dini dapat disebabkan oleh masalah psikologis dan tidak dikarenakan penyakit organik / fisik  yang disebabkan organ reproduksi pria mengalami cacat atau gangguan pada otak maupun sistem saraf. Biasanya hal ini terjadi karena pola yang sulit diubah dan merupakan hasil dari pengalaman seksual kurang baik yang pernah dialami sebelumnya.

Salah satu alasan paling umum adalah kebiasaan masa kecil mencapai klimaks / ejakulasi dengan cepat karena takut diketahui saat masturbasi atau selama pengalaman awal seksual dengan pasangan wanita. Pola pencapaian pelepasan seksual yang cepat ini sulit untuk berubah di tahap kehidupan selanjutnya (dalam pernikahan atau hubungan jangka panjang).

Alasan lain adalah situasi di mana seseorang mungkin telah mempercepat klimaks / ejakulasi untuk menyembunyikan masalah atau perasaan bersalah yang membuat Anda terburu-buru melalui hubungan seksual. Juga, penyebab psikologis lain termasuk kecemasan dan masalah pengalaman hubungan buruk yang dihadapi oleh penderita selama masa remaja misalnya kekerasan seksual, adanya konflik dengan keluarga, dan pengalaman buruk lain.

Ciri-Ciri Ejakulasi Dini

Adapun tanda yang dapat kita perhatikan apakah mengalami ejakulasi dini atau tidak adalah

1. Cenderung tidak puas

Gejala ini biasanya dapat dilihat dari pasangan wanita. Rasa tidak puas istri yang berlangsung secara terus menerus bisa jadi diakibatkan durasi hubungan terlalu singkat. Singkatnya, suami tidak dapat bertahan lama ketika melakukannya.

2. Durasi sangat cepat

Dokter bersepakat bila ciri-ciri ejakulasi dini apabila pria mengalami ejakulasi kurang dari 1 menit setelah penetrasi.

3. Mengalami ejakulasi sebelum melakukan

Mengalami ejakulasi saat mimpi basah itu sebuah kewajaran, tetapi bila mengalami ejakulasi saat hendak melakukan atau belum masuk tahap penetrasi ini adalah gejala kurang baik untuk kesehatan seksual Anda. Parahnya lagi sebagian penderita dapat mengalami ejakulasi hanya sekedar membayangkan hal yang berbau porno. Bila Anda mengalami hal ini, segeralah periksakan ke dokter karena sudah dapat dikatakan tingkat parah.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silakan ajukan pertanyaan kamu...