Klasifikasi Mahkluk Hidup

Klasifikasi Mahkluk Hidup

Klasifikasi Mahkluk Hidup

Klasifikasi Mahkluk Hidup - Apakah Anda tahu berapa banyak organisme hidup di planet ini? Tentu jumlahnya sangat banyak dan hampir tidak mungkin untuk diketahui. Keanekaragaman hayati merupakan kebanggaan bagi manusia yang mendiami bumi namun juga menjadi masalah bagi mereka yang bertugas mempelajari alam di zaman kuno. Oleh karena itu, mengingat perbedaan antara organisme, maka perlu dikelompokkan menjadi beberapa kelompok.

Klasifikasi Mahkluk Hidup

Klasifikasi makhluk hidup dilakukan dalam kelompok dikenal sebagai taksiran/estimation/nomina, dan dikelompokkan secara Taksonomi.

Sejarah Klasifikasi Makhluk Hidup


Sejarah klasifikasi biologis menghabiskan lebih banyak waktu daripada yang diketahui. Filsuf Aristoteles telah membuat perbedaan antara hewan dengan darah dan hewan tanpa darah, pada Abad Pertengahan San Isidoro mengklasifikasikan hewan tersebut dengan cara aneh. Misalnya, dia mengkategorikan orang berkaki empat menjadi garang, lemah lembut, dan kecil.

John Ray adalah seorang naturalis Inggris yang membuat klasifikasi pertama dari semua mahluk hidup sesuai dengan bentuk dan struktur mereka dan merupakan ilmuwan pertama yang memberikan definisi ilmiah tentang kata "spesies". Nama-nama organisme termasuk deskripsi singkat anatomi mereka.

Tapi referensi paling cepat dan dikenal di bidang Taksonomi adalah Carlos Linnaeus atau Carl von Linne, ia membentuk sistem klasifikasi binomial yang terus berlaku. Naturalis Swedia ini mengelompokkan makhluk hidup sesuai dengan ciri morfologi mereka dan merancang hierarki eksklusivitas yang berkisar dari kingdom ke species.

Makhluk hidup diklasifikasikan menurut sistem yang diciptakan oleh Carl von Linné. Semua spesies memiliki klasifikasi unik dan nama ilmiah yang terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Latin atau bahasa Yunani. Hal Ini sangat berguna karena nama umum spesies bervariasi menurut bahasa, wilayah geografis dan aspek lainnya, namun nama ilmiahnya tidak berubah.

Kata pertama dari nama tersebut sesuai dengan genus dan yang kedua mengungkapkan spesies yang dimaksud. Namun, spesies serupa dikelompokkan menjadi jenis. Beberapa jenis membentuk sebuah marga, beberapa marga dibentuk ke suku, beberapa suku di satukan dalam bangsa, menjadi kelas, filum, dan terakhir kerajaan (kingdom).


Kingdom


Ini adalah tingkat tertinggi dari hierarki sistem Carl von Linne. Setiap Kingdom mencakup makhluk hidup yang berfungsi pada dasarnya dengan cara yang sama, berdasarkan kesamaan sel-sel organisme.

Meskipun para ilmuwan sekarang dapat mempertimbangkan beberapa alam, namun teori ini masih dipakai hingga kini. Adapun 5 jenis Kingdom yang kerap di ajarkan sebagai berikut:


  1. Kingdom Animalia . Mencakup makhluk multiseluler. Sel mereka tidak memiliki dinding sel.
  2. Kingdom Plantae . Dinding sel dari makhluk Kingdom ini adalah selulosa.
  3. Kingdom Fungi . Mencakup organisme yang memiliki sel dengan dinding sel chitin dan bereproduksi terutama melalui spora.
  4. Kingdom Protista . Mereka adalah organisme yang ada di alam sebagai sel individu dan terkadang membentuk koloni.
  5. Kingdom Monera . Terdiri dari organisme prokariotik uniselular, tanpa inti sel.                                                             

Filum dan Divisi

Dari kingdom dapat dibagi lagi dalam kelompok lebih kecil. Pada kelompok tumbuhan disebut divisi, sedangkan hewan disebut dengan filum.

Kelas

Dari divisi atau filum di pisahkan lagi mencadi kelompok kecil dengan nama kelas. Pengelompokan dalam kelas didasarkan pada ciri umum seperti devisi spermatophyta yang di bedakan lagi menjadi monokotil serta dikotil.

Ordo


Selanjutnya, dari kelas di kelompokkan kembali menjadi ordo berdasarkan ciri atau sifat suatu organisme.

Famili


Didasarkan dari ciri dan sifat yang lebih khusus, ordo dapat dibagi kembali menjadi famili. Sebagai contoh saja kita mengambil ordo liliales yang dikelompokkan menjadi famili lili-lilian dan amarilis.


Genus


Pengelompokan selanjutnya yang di ambil dari famili adalah genus. dalam tingkat ini para anggota genus memiliki tingkat kemiripan yang lebih banyak. Contoh dari genus adalah famili liliceae yang dibagai menjadi genus lili, lidah buaya, serta bawang-bawangan.

Species


Spesies ialah tingkatan dasar dalam sebuah klasifikasi dari pengelompokan setiap genus. Contohnya Genus Allium atau bawang-bawangan dibagi menjadi bawang merah dan putih.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silakan ajukan pertanyaan kamu...