Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

Kingdom Animalia - Meski tidak semua orang tahu definisi kata binatang, namun hampir semua orang tahu bagaimana membedakannya dari makhluk hidup lainnya. Kingdom Animalia mencakup semua organisme yang disebut hewan, makhluk ini dikenali sebab karakteristik, gerakan, dan reaksi mereka terhadap lingkungan yang unik. Hewan juga dikenal sebagai metazoa.


Hewan adalah makhluk hidup yang melakukan aktifitas memakan dan reproduksi. Banyak organisme sangat kompleks, namun ada pula yang membedakan kesederhanaan perilaku mereka, seperti halnya ubur-ubur.

KARAKTERISTIK HEWAN

  1. Pluricellular. 
  2. Heterotrof. 
  3. Bernafas. 
  4. Memiliki sel. 
  5. Bergerak.

Baca juga di Ifabrix: Klasifikasi Mahkluk Hidup dan Kingdom Monera

Setiap hewan memiliki karakteristik sebagai berikut:


Organisme multiselular


Semua hewan terdiri dari beberapa sel mikroskopik yang disusun ke dalam jaringan membentuk organ khusus seperti jantung atau otak. Banyak hewan membentuk tubuh pada tahap awal perkembangannya, namun ada pula mengalami transformasi dalam proses itu disebut metamorfosis seperti halnya dengan kupu-kupu.


Heterotrof


Hewan memakan organisme lain, karena mereka tidak dapat menghasilkan makanan dari bahan organik mereka sendiri. Hampir semua hewan dilengkapi dengan mulut yang berguna untuk memegang dan mengunyah makanannya.

Hewan dapat secara aktif mencari makan seperti halnya manusia, atau pasif saat mereka menjebak partikel makanan hingga terkumpul dan memakanya saat di dekat mulut mereka. Beberapa hewan lain mencari makan dengan penyaringan, tidak ada contoh lebih baik dari proses makan ini daripada yang dilakukan oleh paus berjanggut, dimana melakukanya dengan berenang dan menyaring air untuk menangkap organisme kecil.

Bernafas


Hewan bernafas dan ini melibatkan proses pertukaran gas antara bagian dalam dan luar sel. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan oksigen yang digunakan mengubah makanan menjadi energi. Pertukaran gas terjadi dalam berbagai cara. Beberapa hewan melakukannya melalui paru-paru, sistem tabung bercabang, insang, dan bahkan sejenis sirkulasi darah yang membawa gas ke seluruh tubuh.

Meniliki sel

Dengan pengecualian ubur-ubur, hewan memiliki jaringan sel saraf yang bereaksi terhadap rangsangan luar. Mereka memiliki struktur disebut penerima yang mendeteksi perubahan lingkungan, sebuah konduktor yang melaluinya sinyal dialihkan ke pusat koordinasi dan efektor, yaitu organ yang bertanggung jawab untuk merespons rangsangan.

Kebanyakan hewan memiliki organ indra yang berpusat di area kepala. 

Bergerak 


Semua binatang mampu melakukan gerakan seperti merangkak, lari, terbang, dan sebagainya. Mungkin kerang menghabiskan sebagian besar hidup mereka di batu, tapi bahkan di sana melakukan gerakan pemompaan air.

Klasifikasi Hewan


Secara umum klasifikasi metazoa ada 2 yaitu vertebrata dan invertebrata. Lebih dari 10 juta spesies hewan yang diperkirakan ilmuwan di dunia, 97,4 persen berjenis invertebrata dan hanya 2,6 persen untuk vertebrata.
Vertebrata adalah hewan uang memiliki struktur kuat yang berfungsi sebagai pendukung tubuh, yaitu tulang belakang. 
Invertebrata adalah hewan yang tidak memiliki susunan tulang belakang.

5 kelompok vertebrata:


Ikan (Pisces) 


Ikan berasal dari vertebrata pertama sejak berevolusi dari hewan dengan tulang belakang sekitar 500 juta tahun yang lalu. Ikan adalah binatang yang benar-benar beradaptasi dengan lingkungan perairan, bernafas melalui insang dan bergerak memakai sirip. 

Hewan Menyusui (Mamalia)


Mamalia adalah kelompok hewan terakhir yang muncul di Bumi sekitar 65 juta tahun yang lalu. Lebih dari 5.000 spesies mamalia memiliki darah hangat, melahirkan anak, dan memberi makan ASI selama perkembangan awal anaknya. 

Burung (Aves)


Aves sebenarnya reptil homeopati dan diyakini turun dari dinosaurus. Ada sekitar 10.000 spesies burung sampai saat ini yang menghuni dunia kecuali di daerah kutub dengan suhu ekstrim. Kebanyakan burung memiliki kemampuan untuk terbang, tapi beberapa, seperti ayam dan burung unta, tidak bisa. Beberapa lain bahkan dapat berenang, disebut hewan ovipar.

Reptil (Reptilia)


Vertebrata pertama yang bertahan keluar dari air karena telur yang bisa diinkubasi di lahan kering. Kelompok reptil termasuk kura-kura, kadal, ular, buaya dan tuatar. Mereka adalah hewan berdarah dingin. Kemampuan unik yang dimiliki reptil diantaranya mampu mengatur suhu tubuh mereka.


 Amfibi (Amphibia)


Vertebrata ini memiliki darah dingin dan juga seperti reptil, namun kulit mereka halus juga memiliki 4 kaki. Amfibi ditandai dengan menempati habitat darat dan bertelur di air tawar.


Hewan Invertebrata


Invertebrata merupakan jenis hewan yang tidak mempunyai tulang belakang atau tulang punggung. Bila dibandingkan dengan hewan jenis Vertebrata, sistem pencernaan dan sistem peredaraan darah Hewan Invertebrata lebih sederhana. Hewan yang tergolong dalam golongan Hewan Invertebrata antara lain :

Filum Protozoa


Filum Protozoa, yakni hewan yang hanya memiliki 1 sel dan hidup di dalam air. Bentuk tubuh Protozoa begitu kecil yaitu antara 10-50 μm, tapi ada pula yang mempunya ukuran tubuh hingga 1mm. Sumber makanan Protozoa merupakan hewan dan tumbuhan. Didasarkan pada lat geraknya jenis Protozoa dibagi empat kelas yakni kelas Flagellata (berbulu cambuk), Rhizopoda (berkaki semu), kelas Cilliata (berambut getar), dan kelas Sporozoa (berspora).


Filum Porifera



Filum Porifera atau hewan berpori, yakni hewan yang hidup di laut dengan bentuk meyerupai tumbuhan atau tabung berpori yang melekat pada dasar laut dan dapat berpindah tempat. Sumber makanan Porifera adalah Plankton dan Bakteri. Filum Porifera dibagi 3 kelas antara lain Kelas Corcorea, Kelas Demospangia, dan kelas Hexactinelida.

Filum Cnidaria


Filum Cnidaria, hewan yang mempunyai sel penyengat dinamai knidosit yang dapat digunakan untuk menangkap mangsa dan membela diri. Cnidaria dapat dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Anthozoa (anemone laut, koral, pena laut), Scyphozoa (Ubur-ubur), Cubozoa (ubur-ubur kotak), dan Hydrozoa. Filum Cnidari banyakan terdapat di lingkungan laut. Sebab dikenal sebagai hewan berongga yang disebut dengan Coelenteron, filum Cnidaria terkadang dikategori sebagai filum Coelenterata

Filum Ctenophora


Filum Ctenophora yaitu hewan yang memiliki lubang-lubang kecil atau pori dihampir semua tubuhnya. Pori itu mampu menimbulkan racun yang digunakan untuk melumpuhkan mangsa atau musuhnya.Meski bentuknya seperti ubur-ubur, tapi filum Coelenterata tidak memiliki sel penyengat (knidosit) seperti pada filmu Cnidaria. Sebab dikenal sebagai hewan berongga yang disebut dengan Coelenteron, filum Ctenophora terkadang dikategorikan sebagai filum Coelenterata.

Filum Platyhelminthes atau Cacing Pipih


Filum Platyhelminthes atau Cacing Pipih, yakni hewan yang berbentuk cacing dengan tubuh pipih dan tidak bersegmen. Cacing pipih ini biasanya hidup di sungai, laut, danau ataupun sebagai parasit di tubuh organisme lain. Terdapat 3 kelas dalam filum Platyhelminthes yakni Turbellaria (cacing berambut getar), Trematoda (Cacing Isap) dan Cestoda (cacing pita). 

Filum Nematoda (Cacing Gilik)


Filum Nematoda , yaitu cacing yang berbentuk gilik. Pada kedua tubuh bagian ujungnya berbentuk runcing dan pada tengahnya bulat. Contoh Cacing Gilik antara lain cacing tambang, cacing askaris dan cacing filaria.


Filum Annelida (Cacing Gelang)


Yakni cacing yang badannya seperti tumpukan gelang dengan berbagai proses organ yang baik dengan proses peredaran darah tertutup. Filum Annelida terbagi menjadi 5 kelas yakni Polychaeta (berambut banyak), Oligochaeta (berambut sedikit atau tidak adanya rambut), serta Hirudinea (menghisap darah). Contoh cacing jenis Filum Annelida salah satu layaknya cacing tanah, cacing pasir, cacing kipas serta lintah.

Filum Mollusca (Filum Moluska)


Hewan bertubuh lunak baik dilindungi oleh cangkang maupun yang tak dilindungi oleh cangkang. Cangkang Filum Mollusca terdiri dari bahan kalsium (zat kapur). Filum Mollusca terdiri dari tiga kelas yaitu P (memiliki 2  buah cangkang seperti kerang, tiram dan simping), Gastropoda (Siput, baik yang bercangkang ataupun tidak), Cepalophoda (Gurita dan cumi-cumi), Scaphopoda dan Amphineura.

Filum Artropoda


Filum Artropda juga dikenal dengan sebutan hewan berbuku-buku. Filum Artropoda terbagi menjadi sejumlah kelas, diantaranya dikenal sebagai Chelicerata (laba-laba, tungau, kalajengking), Myriapoda (lipan), Krustasea (kepiting, lobster, udang) dan Hexapoda (serangga). 
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silakan ajukan pertanyaan kamu...